breifing pagi sang kepala sekolah

Menurut pendapat Djajendra : Membudayakan Briefing Sebagai Rutinitas Yang Menyatukan Persepsi Dan Semangat Sebelum Kerja, Akan Membuat Karyawan Dan Pimpinan Sadar Akan Tanggung Jawab.

Kelihaian sang kepala sekolah dalam berkomunikasi, berinteraksi dan kecakapan dalam memberikan kata-kata semangat tentu akan berimplikasi sangat positif karena akan membuat para guru dan para karyawan mengerti tentang tugas pokok dan fungsi ( tupoksi ) apa yang harus dikerjakan hari ini. Kebiasaan positif di setiap hari melakukan briefing terhadap para guru atau para karyawan pada unit kerja yang dipimpin, sungguh akan mampu menyatukan persepsi dan semangat bersama. Briefing yang efektif akan membuat para guru dan para karyawan  terkoneksi satu sama lain dan merasa mendapatkan perhatian yang lebih dari kepala sekolah, sehingga muncul semangat baru untuk bekerja sama dalam satu tim guna mencapai visi, misi dan tujuan hari ini.

Dalam kesempatan memberikan briefing kepala sekolah setidaknya harus menjelaskan misi, visi dan tujuan hari ini dengan bahasa yang santun, mudah dipahami, tegas dan tepat sasaran. Saat mengawali penjelasannya kepala sekolah memberikan penekanan bahwa apa yang akan kita lakukan sesungguhnya adalah merupakan bentuk pengabdian kita kepada Allah SWT ( ibadah ), disamping merupakan sumbangsih pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara lewat lembaga pendidikan, baru kemudian secara terinci menjelaskan peran dan fungsi setiap orang, untuk bertindak dengan fokus pada tugas pokok, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Akan lebih baik lagi saat memberikan briefing kepala sekolah juga mensitir ayat-ayat suci Al-Quran, hadits nabi, maupun kata-kata mutiara yang penuh hikmah untuk memberikan motivasi.

Titik tekan perhatian yang memfokuskan pada misi, visi dan tujuan hari ini, tentu akan memudahkan setiap orang, untuk mengkonsentrasikan semua pemberdayaan energi dan waktu, guna menyelesaikan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab yang di emban hari ini untuk memberikan kontribusi yang terbaik.

Kepala sekolah, selaku manager yang memimpin briefing harus tampil penuh keyakinan dan percaya diri. Kematangan dan Kecerdasan emosional serta intelektualitas kepala sekolah dalam memberikan jawaban dan mengajukan pertanyaan, akan menjadikan diri kepala sekolah sebagai seorang panutan yang didengar ucapannya dan diteladani tindakannya oleh setiap guru maupun karyawan.Semua hal yang terlalu general sebisa mungkin harus dibuat semudah-mudahnya dan sesederhana mungkin. Nah agar dapat disosialisasikan secara baik. Kepala Sekolah harus membiasakan diri untuk berkomunikasi dan tidak alergi mendiskusikan terlebih dahulu secara matang dengan penuh kekeluargaan setiap hal dalam bahasa yang mudah dipahami terhadap semua materi yang dibahas. Para guru dan Karyawan harus dibuat sangat enjoy, tanpa adanya ketegangan dan goalnya para guru dan karyawa sangat mudah mengerti tentang hal-hal yang diinginkan sang kepala sekolah untuk dikerjakan hari ini.

Menggunakan bahasa yang sederhana tanpa harus benyak menggunakan istilah-istilah asing, tentu dapat menjaga perhatian guru dan karyawan sehingga akan menentukan tingkat penyerapan dan pemahaman para guru dan karyawan atas hal-hal yang disampaikan dalam briefing. Intonasi suara, folume dan bahasa tubuh, serta suara yang jelas dan tegas, tidak bertele tele harus dijadikan pilihan saat melakukan briefing.

Dalam sebuah briefing yang dinilai efektif, tepat guna dan berdaya guna sangat diperlukan adanya jiwa sejati seorang kepala sekolah yang memiliki karakter atau kepribadian mulia dan berintegritas tinggi. Bila kepribadian kepala sekolah tersebut sangat mulia dan penuh integritas karena dia diposisikan sebagai top manager, maka dia akan berbicara dari hati nurani yang paling dalam, tidak mengada-ngada, dan tentunya dapat menempatkan hati dan pikiran kepada para guru dan karyawan untuk bekerja secara all out dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan penuh loyalitas, dedikasi dan semangat yang tetap menyala-nyala.

Dalam setiap briefing tidak lupa harus mengingatkan kembali niat yang tulus ikhlas dalam setiap pekerjaan yang akan dilakukannya hanya untuk memperoleh ridho Allah SWT. dimulai dengan awal yang penuh antusias dan diakhiri dengan penuh keyakinan, percaya diri yang tinggi. Kepala Sekolah harus selalu memberikan keteladan, berdiri digaris paling depan, dan memberikan perhatian penuh terhadap semua kebutuhan karyawan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Pendek kata apa yang diajarkan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara dalam among sistemnya yang memiliki tiga ajaran sangat penting dan mendasar yaitu Ing ngarso sung tuladha, ing madyo mangun karsa, tut wuri handayani harus tetap melekat pada diri kepala sekolah yang kemudian harus diimbaskan kepada semua guru dan karyawan.  Kepala Sekolah yang dapat memberikan  briefing yang berkualitas, sungguh akan menjadikan setiap guru dan karyawan merasa bahagia dan merasa berguna dengan briefing tersebut, sehingga mereka semua sangat merasakan kerugian besar, seandainya tidak mengikuti briefing pagi.

Briefing pagi yang efektif dan efisien akan menjadi energi yang sangat dahsyat bagi terlaksananya proses kegiatan belajar mengajar pada hari itu, jika hal tersebut dilakukan secara kontinyu setiap harinya maka virus energi positif itu akan berdampak bagi kemajuan di semua lini.

Selamat mencoba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s